Fatwa Mui Tentang Trading Saham Halal
Fatwa Mui Tentang Trading Saham Halal

Fatwa Mui Tentang Trading Saham Halal

559 views

Coretan.kosongin.com – MUI memberikan Fatwa Mui Tentang Trading Saham Halal 100%, termasuk dalam kaidah fiqih yang sah, setidaknya ada empat hal yang termasuk kedalam rukun akad jual beli.

Yang pertama yaitu pihak yang bertransaksi, kedua adalah barang yang diperjual belikan, ketiga adalah harga yang ditetapkan, dan keempat adalah ijab qobul atau serah terima.

Trading Saham diperbolehkan selama saham yang diperjualbelikan tersebut adalah saham syariah dan terhindar dari praktik-praktik terlarang yang termasuk dalam bursa sebagaimana fatwa DSN MUI dan standar syariah Internasional AAOIFI.

Secara pendeknya, Trading saham yang diijinkan dilakukan dalam via sharia online trading system (SOTS), kesimpulan ini juga bisa dijelaskan dengan poin-poin berikut ini yang harus dijalankan dan harus dipatuhi dengan sangat terhati-hati.

Trading halal atau tidak, menyangkut pada hal kedua bahwa saham itu diperbolehkan saat saham yang diperjualbelikan tersebut merupakan saham syariah, selain itu, trading tersebut dilakukan dengan sesuai aturan yang berlaku dibursa efek syariah.

Hal ini sebagaimana Fatwa DSN MUI dan standar syariah internasional AAOIFI sesuai dengan aturan berarti tidak diperbolehkan melakukan transaksi yang telah dilarang oleh agama.

Saham syariah adalah sebuah saham yang memnuhi ketentuan syariah yang diantaranya jenis usaha yang menerbitkan saham syariah tidak bertentangan dengan prisip syariah dan memenuhi rasio-rasio keuangan.

Artinya, total uang atau penghasilan yang berbasis bunga dibandingkan dengan total aset yang tidak lebih darin 45% tergantung dari modal yang ditanamkan tersebut.

Baca juga :

Fatwa Mui Tentang Trading Saham Halal

Fatwa Mui Tentang Trading Saham – UnBrick.ID
Fatwa Mui Tentang Trading Saham Halal

Selain itu, Trading Saham total pendapatan bunga dan pendapatan yang tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan usaha (revenue), dan pendapatan yang lain dan tidak boleh dari 10%.

Ada dua jenis saham syariah yang halal dan telah diakui dipasar modal Indonesia, keduanya adalah saham yang dinyatakan mematuhi kriteria seleksi saham syariah.

Berdasarkan dengan peraturan OJK Nomor 35/POJK.04/2017 tentang kriteria dan penerbitan daftar efek syariah dan saham yang telah dicatatkan sebagai suatu saham syariah oleh emiten atau perusahaan punlik syariah yang telah masuk dalam ketentuan MUI.

Berdasarkan peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2015 yang dimasukan kedalam daftar Efek syariah DES yang telah diterbitkan oleh OJK secara otomatis atau berkala setiap Mei dan November.

Penutup

Itu adalah penjelasan singkat mengenai Fatwa Mui Tentang Trading Saham Halal yang bisa Saya bagikan untuk Anda yang ingin mengetahui seputar informasinya, dan terimakasih karena telah berkunjung ke laman coretan.kosongin.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published.