Teknik Trading Menggunkan Candlestick Bullish
Teknik Trading Menggunkan Candlestick Bullish

Teknik Trading Menggunkan Candlestick Bullish

389 View

Coretan.kosongin.com – Terdapat berbagai macam jenis candlestick yang bisa anda gunakan saat trading, salah satunya ialah Candlestick Bullish. Namun tak banyak orang tahu bagaimana carnya menggunakan teknik Candlestick Bullish ini. Berikut ini kita akan membahas “Teknik Trading Menggunkan Candlestick Bullish”.

Sudah tidak asing lagi tentunya buat para trader dengan candleing.stick. Setipa trader tentunya memiliki tehnik tersendiri dalam menggunakan candlestick saat memulai trading.

Candlestick berfungsi untuk menunjukan perebutan kontrol antara penjual “bull” dan pembeli “bear” selama dalam jangka waktu tertentu. Perebutan kontrol tersebut bisa kita lihat melalui batang candlestick “body“dan garis tipis yang terdapat di atas dan bawah candlestick “shadow”.

Semakin dekat psoisi close ke atas, maka semakin dekat pembeli untuk memenangkan perebutan kjontrol atas dari candlestick tersebut begitupun sebaliknya.

Jika posisi close menunjukan ke bawah, maka menunjukan penjual akan memenangkan perebutan kontrol atas candlestick tersebut. Berikut ini adalah jenis-jenis candlestick yang biasanya umum di gunakan.

Jenis-Jenis Candlestick

1.Candlestick Bullish

Candlestick berwarna merah yang memiliki body panjang ini mengindikasikan sipembeli mendominasi dari candlestick tersebut.

2. Candlestick Bearish

Candlestick Bearish, candlestick yang memiliki warna hijau yang panjang ini mengindikasikan bahwa si penjual mendominasi candlestick tersebut.

3. Candlestick Indecisive

Candlestick dengan bodu yang pendek seperti ini mengindikasikan bull dan bear yang tidak mampu mendominasi satu sama lainnya.

4. Candlestick Bullish Shadow Bawah

Shadow bawah yang panjang tersebut, menunjukan penjual mengontrol candle selama periode perdagangan berlangsung. Namun, justru diakhir periode justru si penjual yang lebih mendominasi dan mengotrol candle tersebut.

5. Candlestick Bearish Shadow Atas

Shadow atas yang panjang tersebut mengindikasikan bull mengontrol candlestick selama periode berlangsung, namun di akhir periode, justru bear yang mendominasi dan mengontrol candlestick.

6. Candlestick indecisive Shadow Atas dan Bawah

Shadow atas dan bawah yang panjang menunjukan bahwa bear dan bull yang mengontrol candlestick bergantian, tetapi keduanya tidak dapat mendominasi satu sama lain.

Jika body candlestick kecil, maka muncul “Spinning Top”, dan jika tidak memiliki body dan terlihat seperti tanda “+”, maka muncul “Doji”.

Baca juga:

Teknik Trading Menggunkan Candlestick Bullish

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menunggu pola yang akan terjadi ketika terjadinya downtrend “tren turun”. Ketika terjadi downtrend saat harga di bawah 200-MA dari D1 atau H4.

Dengan kata lain, jika harga di bawah 200-MA dari D1 atau H4, maka akan terjadi downtrend. Tetapi saat harga sudah berada di atas 200-MA untuk periode yang singkat seperti H1 atau M30.

Selanjutnya, langkah yang kedua adalah, konfirmsi jika terjadi adanya potensi pembalikan arah tren yang sedang berlangsung mendekati level support utama.

Level support ini biasanya ditandai dengan adanya garis-garis horizontal melintasi swing highs, atau pivot point garis resistance, atau bahkan level retracement Fibonacci.

Kemudian langkah yang ke tiga adalah konfirmasikan jika terjadinya pola pembalikan dari [pola candlestick bullish. Selanjutnya langkah ke empat adalah dengan kondisi oversold menggunakan indikator oversold atau overbought seperti RSI atau Stochastics, atau jika haga berada di luar Bollinger Band bawah.

Kemudian jika adanya indikasi dari sinyal entri maka yang harus anda lakukan adalah dengan memulai perdagangan membeli ketika langkah 1-4 di atas terbukti.

Untuk sinyal exit anda bisa melakukan pasaang stop loss di atas suport level bawah berikutnya, “swing low, pivot atau fib”. Anda bisa memasang Take profit di level suport berikutnya.

Sebagai langkah alternatifnya, anda bisa menggunakan pasang stop loss sekitar 50-100 pips, dan pasang take profit sekitar 50-100 pips.

Akhir kata

Itulah artikel singkat mengenai informasi Teknik Trading Menggunkan Candlestick Bullish. Semoga dengan adanya informasi tersebut dapat menambah pengetahuan dan wawasan anda.

Gallery for Teknik Trading Menggunkan Candlestick Bullish

Leave a Reply

Your email address will not be published.